Nasi Bebilar merupakan singkatan dari Beras Ubi Jalar. Istilah ini digunakan untuk memperkenalkan pangan alternative yang mensubstitusi beras dengan ubi jalar. Ubi jalar kaya kandungan betakaroten menjadikan Nasi Bebilar sebagai nasi sehat kaya antioksidan yang mampu mensubstitusi beras (nasi) sebanyak 30 – 40 % sehingga secara signifikan dapat mengurangi konsumsi beras.
Tekhnik pembuatan bebilar relative muda, sama halnya seperti memasak nasi yang dilakukan para ibu rumah tangga setiap harinya. Percobaan yang telah dilakukan di jurusan Tehnologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara Medan, pasta ubi jalar merah rebus (kukus) sebanyak 30 - 40 % di campur dengan beras yang hendak dimasak, (Metode Posman Sibuea, 2007) selanjutnya ditambahkan air secukupnya dan dimasak seperti halnya menanak nasi pada umumnya. Jika dilakukan dengan baik akan diperoleh butiran nasi berwarna merah ungu yang rasanya enak dan gurih. Keunggulan nasi bebilar adalah kandungan vitamin antioksidan betakaroten dan serat makanan yang tinggi sehingga cocok sebagai pangan fungsional yang dapat mencegah kanker dan diabeter mellitus.