| |
.
Transportasi
Transportasi Darat
Prasarana perhubungan di Kabupaten Asahan sudah cukup memadai. Arus lalu lintas
barang dan jasa dari dan ke ibukota kabupaten (Kisaran) cukup lancar. Demikian
pula dari dan ke ibukota kecamatan, hubungan antar ibukota kecamatan, antar
desa, terutama hubungan dari dan ke sentra-sentra produksi pertanian masyarakat.
Panjang jalan di seluruh Kabupaten Asahan pada
tahun 2007 mencapai 1.353,21 km yang terbagi atas jalan negara (90,81 km), jalan
propinsi (117,32 km) dan jalan kabupaten (1.145,08 km). Untuk jalan kabupaten
sebagian besar permukaannya adalah tanah yaitu sebesar 41,51 persen, 10,28
persen aspal, 11,99 persen hotmix, 9,40 persen kerikil dan 26,82 persen batu.
Kondisi jalan di Kabupaten Asahan pada tahun 2007
masih memerlukan perhatian yang serius, walaupun sudah terjadi perbaikan di
beberapa ruas jalan tetapi sebagian besar jalan di Asahan (75,21 persen)
kondisinya masih rusak dan rusak berat terutama untuk jalan kabupaten.
Pada tahun 2007 jumlah kendaran bermotor yang
diuji UPT. UPPKB mencapai 4.187 kendaraan sedangkan jumlah Surat Izin Mengemudi
(SIM) yang dikeluarkan oleh Satlantas Polres Asahan sebanyak 34.852 buah dengan
berbagai kategori SIM.
Kisaran, ibukota
Kabupaten Asahan merupakan jalur lalulintas kereta api Medan – Tanjung Balai dan
Medan – Rantau Prapat. Pada tahun 2007 dari 10 stasiun kereta api yang terdapat
di wilayah Asahan tercatat sebanyak 411.021 penumpang naik dan 434.286 penumpang
turun, jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2006 serta 107.417 ton
barang yang diangkat dan 74.594 ton barang yang diturunkan.
|
|